BUDIDAYA

 

 

Metode Perkecambahan untuk ganja

Benih ganja dapat berkecambah dengan berbagai cara yang berbeda-beda,bisa tergantung menurut media yang akan digunakan untuk menanam, apabila anda berkeinginan untuk menggunakan media hidroponik,bublephonik,atau media lain,bisa menggunakan metode tissue basah dan juga rockwool,akan tetapi jika akan menggunakan media tanah maka anda bisa juga langsung menempatkannya di tempat dimana ia akan tumbuh.

Metode Perendaman

metode ini adalah metode yang banyak sekali di gunakan dan juga beberapa improvisasi dapat dilakukan dengan metode ini.

Dengan metode ini yang kita perlukan adalah:

  • biji ganja
  • air
  • gelas
  • tissue / media tanam

metode ini secara singkat adalah dengan cara merendam biji ganja kedalam air, dengan cara memasukkan air ke dalam gelas kemudian biji ganja dimasukkan ke dalam gelas

 

 

 

kemudian setelah itu taruhlah gelas dalam ruangan yang gelap dengan suhu udara 21-32* C,suhu terbaik agar biji ganja dpat tumbuh adalah 25* C, dengan metode ini air akan masuk kedalam biji ganja dan memicu hormon yang ada di dalam biji ganja untuk mengirimkan sinyal untuk menumbuhkan Radikula.dalam proses ini biji ganja akan tumbuh dalam waktu 24jam – 8 hari, ada beberapa metode setelah perendaman
– dalam waktu 24 jam, setelah biji ditaruh di tempat gelap selama 24 jam maka akan terlihat biji yang tenggelam kebawah, kemudian biji dipindahkan kedalam media tanah atau rockwool kemudian diberikan cahaya agar tumbuh, metode ini dapat di terapkan untuk biji dengan kualitas bagus.

– setelah biji direndam selama 24 jam kemudian pindahkan biji pada tissue yang dibasahkan, kemudian proses dilanjutkan dengan menaruh tissue ke dalam ruangan gelap dan lembab sampai biji ganja berkecambah.

– setelah biji direndam dalam waktu 24 jam maka tunggu sampai kondisi biji tersebut berkecambah di dalam air, proses biasanya akan terjadi dalam waktu 3-5 hari dengan biji kualitas bagus.

setelah biji berkecambah maka anda bisa memindahkannya ke media tanam yang ingin anda gunakan.

Metode Tissue Basah

Metode ini sangatlah sederhana bahan-bahan yang diperlukan ialah :

  • Air
  • Wadah misal : piring  / kotak makanan
  • tissue

Langkah langkah yang harus dilakukan ialah:

– letakkan satu lembar tissue pada wadah ataupun piring kemudian basahi dengan air biasa atau air mineral.
– susun rapi biji ganja seperti terlihat pada gambar berikut.

Perkecambahan Ganja Media tissue // Sumber gambar : marijuanagrowguide.net

Sumber gambar : Marijuana Horticulture The IndoorOutdoor Medical Growers Bible

– kemudian tutup kembali menggunakan tissue, dan basahi menggunakan air.

– simpan wadah tadi pada ruangan dengan suhu udara 21-32* C

-periksa biji ganja setiap 2 hari sekali. jika ada yang tumbuh segera pindahkan kedalam media tanam yang anda inginkan

Kecambah Ganja

Setelah biji ganja tersebut tumbuh maka pindahkan kedalam media tanam diagram proses pemindahan kecambah yang seperti gambar berikut.

Pindah benih ganja

———————————————————————————————————————————————-

Pertumbuhan fase pembibitan tanaman ganja

Pada fase pertumbuhan ini tanaman ganja memiliki satu batang yang tumbuh keatas dan masih memiliki  cotyledon sebagai cadangan makanannya,karena akar yang dimiliki oleh tanaman ganja pada fase ini belum dapat memenuhi jumlah pasokan bahan makanan yang digunakan untuk proses tumbuh,dikarenakan kondisi akar yang masih belum dapat mengumpulkan sari-sari makanan secara optimal dan masih dalam kondisi rapuh.

pertumbuhan ganja pada masa pembibitan

Pada fase ini tanaman ganja sangat sensitif dan sangat perlu perawatan yang intensif karena pada fase ini tanaman lebih rentan mati.

pada fase ini pembudidaya harus memiliki banyak kesabaran, karena setidaknya harus menjaga dan menunggu sampai tanaman ganja dapat di pindahkan ke media tanam yang memiliki volume lebih besar.

 

Masa pembibitan tanaman ganja

Pada umumnya tanaman ganja memiliki fase seedling yang berbeda-beda berdasarkan jenis serta kondisi tempat pertumbuhan tanaman ini. usia untuk fase pembibitan ini adalah antara 1-4minggu. Beberapa pembudidaya menandai bahwa masa fase pembibitan ini berahir adalah dengan daun cotyledon telah layu serta daun pertama yang tumbuh akan terlihat menguning.

ahir masa pembibitan

untuk pertumbuhan optimal perlu diperhatikan untuk masa pembibitan ini ialah:

bibit setidaknya memerlukan setidaknya 16 jam masa cahaya dan 8 jam kondisi gelap,banyak dari berbagai pengalaman pembudidaya seringkali memberikan 18-24 jam masa cahaya dengan harapan tanaman tumbuh lebih cepat, akan tetapi masih banyak perdebatan tentang pemberian 24 jam cahaya, karena masih ada yang beranggapan bahwa tanaman ganja juga memerlukan siklus malam guna pertumbuhan akar.sebagian keterangan pembudidaya jika masa bibit ini diberikan 16 jam kondisi pencahayaan dan 8 jam kondisi gelap, maka bibit yang akan tumbuh cenderung menjadi tanaman dengan jenis kelamin betina.

bagian pencahayaan sangat penting, untuk biaya yang terjangkau dan hasil yang optimal, lebih disarankan menggunakan lampu dengan jenis T5 fluorescent 5600K untuk ukuran wattnya disesuaikan dengan jumlah bibit yang ada

Lampu T5 fase pembibitan tanaman ganja

jarak antara tanaman dengan lampu adalah 2 sampai 6 inci atau 5-15cm dari tanaman.

kondisi akar yang rapuh mengakibatkan tanaman ganja membutuhkan suhu yang hangat dan konstan 25° – 27°C.

jangan terlalu banyak memberikan air pada fase ini,karena akar sangat rentan busuk jika dalam kondisi terlalu banyak air.

pada fase pertumbuhan tanaman ganja dalam waktu 10-14 hari harus memiliki daun sejati yang berukuran lebih besar dari cotyledon.pada masa ini kelembaban adalah yang paling perlu dijaga.

yang paling perlu diperhatikan untuk menjaga kelembaban ialah. jangan kita gunakan tempat Pengatur kelembaban,karena pertumbuhan bibit dari biji berbeda dengan pertumbuhan bibit dari kloning [kloning akan dijelaskan lebih lanjut].

Jangan Memberikan Pemupukan yang berlebihan pada saat fase ini, bahkan pada fase ini termasuk juga pada tanaman cloning, tidak diperkenankan memberikan pupuk

Serta tidak kalah penting yang perlu diperhatikan oleh pembudidaya adalah,merawat tanamannya dengan penuh kasih sayang.

 

 

———————————————————————————————————————————————-

 

 

pertumbuhan pada fase vegetatif tanaman ganja

 
Tanaman ganja memasuki fase masa pertumbuhan vegetatif setelah empat sampai eman minggu,ahir pertumbuhan masa bibit.secara alami fase vegetatif ini adalah saat dimana tanaman ganja tumbuh dengan sangat cepat selama siklus hidupnya.

tanaman ganja akan menghasilkan banyak pertumbuhan daun baru dan memerlukan nutrisi untuk memenuhi kebutuhan fotosintesisnya.

Fase Vegetatif Ganja Luar Ruangan

Tanaman Ganja akan mengalami fase vegetatif jika diberikan fase siklus cahaya selama 18-24jam masa cahaya,hal ini sering diadaptasi pada budidaya ganja dalam ruangan guna mengatur siklus cahaya selama fase pertumbuhan tanaman ganja yang digunakan sebagai induk tanaman serta memperbanyak jumlah hasil produksi tanaman ganja.
dengan pertumbuhan vegetatif yang berpengaruh pada tanaman ganja tersebut.

Fase Vegetatif Tanaman Ganja Dalam Ruangan

para pembudidaya dalam ruangan akan sangat mudah guna menentukan ataupun memaksa kapan waktu tanaman ganja tersebut memasuki masa produksi bunga atau masa pembungaan tetapi tetap mempertimbangkan kapan waktu yang tepat untuk memulai siklus pembungaan ,para pembudidaya dalam ruangan hanya tinggal memberikan siklus 12/12 yaitu dengan proses masa 12 jam pencahayaan dan 12 jam masa gelap maka tanaman ganja akan terpicu untuk memasuki fase pembungaan.
Dalam budidaya luar ruangan tanaman ganja bergantung dengan musim,serta iklim tempat tanaman tersebut tumbuh,pertumbuhan ganja pada iklim tropis tentu saja akan berbeda pada iklim sub-tropis maupun iklim sedang serta iklim dingin.


Indonesia mengalami iklim tropis serta mengalami 2 musim,tanaman ganja yang tumbuh kebanyakan adalah berjenis sativa yang mempunyai jangka siklus hidup yang panjang jika dibandingkan dari jenis tanaman ganja yang lain,penggunaan pola tanam berbasis musim diadaptasi di indonesia sudah sangat lama sekali oleh pembudidaya di daerah aceh dan sumatra utara,yang memiliki iklim 2 musim serta vegetasi tanah yang sangat subur.Perhitungan pola tanam dan pertumbuhan vase vegetatif dan pembungaan ditentukan berdasarkan musim.
jenis sativa adalah tanaman yang dapat tumbuh dengan sangat tinggi, apalagi jika hidup pada lingkungan luar ruangan,sativa dapat tumbuh sangat tinggi dan dapat mencapai 2 meter lebih atau semaksimal mungkin.
berbeda sekali dengan jenis indica yang mengalami siklus hidup tanaman yang lebih pendek jika ditanam pada luar ruangan.

pada fase vegetatif ini banyak sekali faktor yang perlu diperhatikan oleh pembudidaya baik di dalam maupun di luar ruangan.

pencahayaan

untuk budidaya dalam ruangan diperlukas siklus pencahayaan antara 18-24jam masa terang dalam siklus 24 jam.pada pembudidayaan dalam ruangan menggunakan suplai cahaya lampu compact fluorescent [CFL] ,High pressure sodium [HPS] ataupun Metal Halide jumlah daya atau watt dari lampu ditentukan dengan kondisi ruangan dan jumlah tanaman.yang perlu diperhatikan ialah Suhu warna [http://id.wikipedia.org/wiki/Suhu_warna] yang dipancarkan oleh lampu,Suhu warna biasanya menggunakan satuan Kelvin (K), pada masa vegetatif ini tanaman ganja diberikan suhu warna 5600k atau setara Daylight [Siang hari] dan diganti menggunakan 2700k Warm White [putih hangat] saat memasuki masa berbunga, serta dapat pula menggabungkan dua suhu warna dalam pertumbuhan fase vegetatif ini.

Grafik untuk Suhu Warna Tanaman Ganja

untuk budidaya luar ruangan biasanya para pembudidaya menggunakan acuan musim sebagai siklus tanam dan pencahayaan, pembudidaya di luar negri menandainya dengan hari ganja sedunia pada bulan april atau tanggal 20 [4/20],sedangkan di indonesia yang mengalami dua musim, masa tanam budidaya luar ruangan yang disarankan adalah ketika awal musim penghujan antara bulan Oktober-November.

pemupukan

pemupukan faktor penting yang sangat perlu diperhatikan oleh pembudidaya.tanaman ganja memerlukan unsur utama dalam tumbuh yaitu NPK, dalam fase ini pemberian pupuk sangat memperngaruhi produksi tanaman,perbandingan dalam pemberian pupuk NPK  tersebut perlu diperhatikan, tanaman ganja dengan jenis sativa dan indica berbeda dalam pemberian pupuk pada fase ini, tanaman indica membutuhkan konsentrasi pupuk yang lebih banyak daripada tanaman sativa,kesalahan yang sering dilakukan dalam pemberian konsentrasi perbandingan pupuk inilah yang sering membuat tanaman ganja mengalami pemupukan berlebih/over atau mengalami kekurangan pupuk yang dapat mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan tanaman ganja.
sebagai sumber kebutuhan hidup tanaman ganja pada fase ini diperlukan perbandingan kandungan konsentrasi NPK dengan kadar N [Nitrogen] yang lebih besar, nitrogen sangat berguna sebagai pembuat sel hijau daun pada proses pertumbuhan. untuk jenis sativa yang ada di indonesia jika menggunakan media tanam tanah,pada fase vegetatif ini kita bisa memberikan perbandingan pupuk NPK dengan rasio 16-8-8 atau 20-10-10.

kadangkala beberapa pembudidaya menggunakan perbandingan 20-20-20 untuk pupuk NPK jika diberikan siklus cahaya 24jam masa terang namun itu tidak mutlak.

Pupuk NPK 16-8-8

utuk budidaya luar ruangan kita dapat memanfaatkan pupuk kandang sebagai sarana pemupukan, pada masa ini kotoran sapi yang mengandung banyak unsur nitrogen sangat baik guna pertumbuhan tanaman ganja yang sehat dan kuat.

udara dan temperatur

pada fase vegetatif ini perlu juga diperhatikan untuk kondisi udara dan temperatur untuk budidaya dalam ruangan kondisi suhu yang baik adalah 24°C pada siklus cahaya , dan 22°C pada masa gelap, serta kelembaban 50% baik pada siklus terang maupun gelap.

sirkulasi udara juga perlu diperhatikan, pastikan udara dapat terus bersirkulasi jika menggunakan teknik budidaya dalam ruangan,baik siklus cahaya atau siklus gelap.

 

 

 

———————————————————————————————————————————————-

 

 

Sekilas Mengenai Masa Berbunga Tanaman Ganja

Tahap awal berbunga dan masa berbunga adalah satu bagian yang paling menyenangkan menurut saya dari setiap tahap pertumbuhan ganja (khususnya tanaman ganja betina),karena dari kerja keras serta kesabaran yang kita bangun akan menciptakan rasa kepuasan tersendiri. Pada roses identifikas jenis kelamin ganja pernah kita bahas bahwa tanaman ganja menunjukan jenis kelamnnya pada masa awal berbunga dan untuk budidaya dalam ruangan pemberian siklus waktu antara perbandingan siang dan malam kita atur dalam siklus 12/12. dengan menjaga pencahayaan tetap pada siklus tersebut maka kita menjaga tanaman ganja tetap pada masa berbunga yang baik.pada budidaya luar ruangan secara natural tanaman ganja berbunga bervariasi antara jenis sativa dan indica maupun ruderalis.

 

 

 

Budidaya Ganja Awal masa Berbunga
Pada umumnya tanaman dengan jenis kelamin jantan akan mengalami masa berbunga lebih awal dibanding dengan tanaman betina.pada bunga jantan untuk memastikan bahwa serbuk sari sampai kepada putik, bunga jantan akan tumbuh sangat rapat dengan pertumbuhan polen yang rapat pada ketiak daun maupun pucuk tanaman,polen akan gugur setelah serbuk sari yang terdaat didalamnya terleas ke udara atau olen sudah mekar. sedangkan pada tanaman betina pembungaan akan memakan waktu selama 2-3 bulan bahkan dapat lebih apabila tanaman tidak mengalami penyerbukan sampai perubahan musim (budidaya luar ruangan), tanaman betina akan terus memproduksi bunga apabila tidak terjadi penyerbukan yang mengakibatkan tanaman memproduksi biji.

Pembudidaya ganja pada umumnya memiliki tujuan yang berbeda-beda, Jika anda bertujuan untuk memuliakan tanaman ganja dengan cara regenerasi maka persilangan antara jenis ganja akan menjadi suatu hal yang sangat menarik dan penuh kejutan karena jenis yang kita silangkan akan menghasilkan benih yang belum kita perkirakan dan harapan dari pemuliaan tanaman tersebut adalah untuk mendapatkan benih dengan kualitas terbaik.tanaman jantan dengan kualitas dan jenis yang bagus akan sangat diperlukan bagi pembudidaya yang memproduksi bibit.

Lain halnya jika pembudidaya menginginkan budidaya Sinsemilla yaitu hanya tanaman dengan jenis kelamin betina yang memroduksi THC dalam kadar yang tinggi maka pembudidaya harus segera membumihanguskan tanaman jantan saat telah terindikasi jenis kelaminnya sebelum polen mekar dan menyebabkan serbuk sari terlepas ke udara.

 

 

 

 

Masa Berbunga ganja 3 Minggu ” Budidaya Ganja”

Pada sebagian besar pembudidaya ganja yang menggunakan metode gerilya di indonesia seperti halnya pembudidaya ganja yang ada di sumatra,dikarenakan kondisi kebutuhan sering kali embudidaya tidak memisahkan antara tanaman jantan dan betina sehingga tanaman yang seharusnya dapat berbunga lebat akan mengalami pertumbuhan yang lebih lambat karena gizi yang diserap oleh tanaman betina lebih diutamakan untuk dimanfaatkan memproduksi biji guna regenerasi daripada menumbuhkan bunga baru dan memproduksi THC, hal ini yang menyebabkan penurunan kualitas tanaman ganja apabila akan dimanfaatkan untuk memproduksi THC.

Yang akan sangat perlu diperhatikan ialah Nutrisi yang diberikan kepada tanaman.Tanaman Ganja Memiliki Unsur Pokok Nutrisi yang harus dipenuhi yaitu N-P-K ,untuk masa berbunga berbeda dengan masa pertumbuhan vegetatif.pada masa vegetatif memerlukan kandungan N (Nitrogen) yang tinggi guna pembentukan zat hijau daun (Chlorophyll) serta tunas baru, maka pada masa berbunga ini tanaman ganja lebih cenderung memerlukan nutrisi yang digunakan sebagai energi pembentukan biji.Nutrisi yang berperan adalah fosfor (P), dan kalium (K)

***Kalium adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang K dan nomor atom 19. Kalium berbentuk logam lunak berwarna putih keperakan dan termasuk golongan alkali tanah. Secara alami, kalium ditemukan sebagai senyawa dengan unsur lain dalam air laut atau mineral lainnya. Kalium teroksidasi dengan sangat cepat dengan udara, sangat reaktif terutama dalam air, dan secara kimiawi memiliki sifat yang mirip dengan natrium. Dalam bahasa Inggris, Kalium sering disebut Potassium.***

sebagai contoh perbandingan antara kandungan pemupukan N-P-K fase vegetatif dan berbunga,
Veggy : 5-1-1
flowy : 1-4-5

Sebagai Catatan :

Beberapa Pembudidaya dalam ruangan sering menggunakan trik yaitu memberikan waktu siklus gelap selama 36 jam penuh sebelum memberikan siklus 12/12, dengan begitu tanaman akan terpicu berbunga karena kondisi gelap panjang merupakan signal untuk memulai masa berbunga yang tentu saja konon (karena sedang di uji coba :D) menggurangi resiko stress tanaman ganja akibat pergantian siklus.



You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.